HAI TEMAn TEMAn HAI pAK KUSAERI SELAKU DOSEn :) FILSAFAT PEND MATEMATIKA : Review Filosofi Matematika Sekolah (Progressive Absolutism,Platonism,Conventionalism,dan Empirism)

Jumat, 06 Januari 2017

Review Filosofi Matematika Sekolah (Progressive Absolutism,Platonism,Conventionalism,dan Empirism)



 Dizaman yang sangat maju ini banyak sekali model model cara pengajaran yang di terapkan oleh pengajar pengajar di masa sekarang ini,nah.. sehingga penangkapan terhadap sesuatu yang diajarkan/ diterapkan ke murid atau audien juga berbeda beda,  apa saja cara pengajaran atau cara pandang pengajaran tersebut?

Berikut merupakan IDE IDE POKOK dari diskusi pandangan aliran aliran dalam matematika

PANDANGAN KONVENTIONALISM

Jika guru memberi suatu pernyataan aksioma jika ada premis1 p v q dengan premis2 –q maka konklusinya adalah p
Dan suatu ketika ulangan, andi menerima soal tersebut dan andi menjawab premis1 p v q dengan premis2 –q maka konklusinya adalah q, jelas jawaban andi melenceng dari kesepakatan dari validitas kebenaran maka andi salah karena dia tidak mengikuti atau bertumpu pada kesepakatan matematika
    Kebenaran matematika didapatkan dari kesepakatan universal. Ya,ini merupakan pandangan konventionalism. Contoh sederhana yaitu aksioma. Kebenaran aksioma adalah mutlak,tidak bisa diganggu gugat. Jadi,kalian tidak usah mencari kebenaran aksioma. Karena aksioma sifatnya selalu benar berdasarkan kesepakatan universal. Jadi,jika guru berpandangan konventionalism,maka mereka tidak akan mengampuni kalian jika kalian melenceng dan tidak bertumpu pada kesepakatan.
itulah ide pokok dari dsikusi kelompok yang membahas pandangan konvensionalism


PROGRESSIVE ABSOLUTISM. 
    
ide pokok dari dsikusi kelompok yang membahas pandangan konvensionalism mereka memberikan contoh sbg berikut:
 ketika andi sedang menerima tugas dari seorang guru dikelas, tugas tersebut merupakan tugas praktek per orang, pada saat itu andi mempraktekan tugas yg diterima dengan susah payah ,sebisa dia dan semampu skill apa yang dia miliki,walajupun hasil nya kurang bagus tetapi usaha andi sangat kuat dan tidak mudah putus asa, nah seorang guru ini menilai andi dari proses yg dilakukan oleh andi bukan dari hasil yang dibuat oleh andi, maka guru memberi nilai “A” untuk andi karna prosesnya yang tidak mudah dan usahanya yang keras, guru ini termasuk seseorang yang menganut pandangan aliran progressive absolutism.

Dalam Progressive absolutism,upaya untuk mencari suatu kebenaran lebih dihargai daripada hasilnya. Karena mereka mengakui bahwa ilmu-ilmu ada karena adanya suatu upaya untuk mencari kebenaran dengan menggunakan intuisi masing-masing.


PANDANGAN PLATONISM.

           Objek matematika bersifat abstrak,meskipun abstrak merupakan objek tetapi bentuk fisik nyata tidak ada. Inilah pandangan Platonism. Objek matematika itu abstrak,percaya?
Coba sekarang kalian pikir! Apakah ada bentuk nyata dari angka semisal 1. Kita dapat menyebutkan angka 1,tetapi angka 1 hanya ada di pikiran dan angan-angan saja. Karena objek matematika abstrak, guru matematika anda biasanya menjelaskan materi dengan alat peraga . Karena itu untuk mempermudah kalian menangkap secara rasional.
Guru juga biasanya membuat alat peraga atau objek untuk penyampaian materi dalam kehidupan sehari hari.


PANDANGAN EMPIRISM



ide pokok dari dsikusi kelompok yang membahas teori Emperism Aliran ini mengutamakan kebenaran matematika didasari pada suatu pengamatan (benda nyata). Jadi sebelum dinyatakan benar atau salah harus dilakukan pengamatan terlebih dahulu. Aliran ini memiliki 3 tahap dalam proses pemahaman materi yaitu enactive dengan menggunakan media, iconic dengan menggunakan ikon, dan symbolic dengan bantuan simbol

Tidak ada komentar:

Posting Komentar