Pada hari selasa berikutnya di pertemuan ke-9 mata
kuliah Filsafat Pendidikan Matematika.giliran Kelompok 9 akan mempresentasikan
tentang perkembangan matematika di zaman Babilonia Kuno dan kelompok 10 tentang
perkembangan matematika di zaman Mesir. Presentasi kali ini juga sedikit
berbeda karna saya yang tidak bisa dating atau hadir di kelas dikarenakan SAKIT
guys, pasca kecelakaan kemarin saya absen 1 minggu dan akhirnya terlewat materi
yang ini, dan pas-nya lagi ini adalah kelompok saya yang presentasi, walau saya
sudah izin untuk diundur minggu depan tapi presentasi harus tetap berjalan ,nah
saat itu dikarnakan saya tidak masuk maka saya menangkap ide ide pokok nya dari
pemahaman saya saja ya, kebetulan juga dimateri ini saya agak-nya sudah memahami
dan siap untuk mempresentasikan pada saat itu
Kelompok 9 membahas perkembangan matematika Pada
zaman babilonia kuno
Babilonia
adalah peradaban kuno di selatan Mesopotamia (sekarang Irak) . Di peradaban ini
Lebih dari 400 lempengan tanah liat . lempengan tanah liat ini ditemukan
sebagai sumber sejarah Bangsa Babilonia yang digali sejak 1800-1600 sebelum
masehi.lempengan ini merupakan peninggalan dari perkembangan
matematika di Yunani sebagaimana memang Matematika di Babilonia dan Mesir di
pengaruhi oleh perkembangan matematika Yunani. Lempengan itu tertulis dengan menggunakan tulisan berbentuk
paku. Pada masa ini mengenal adanya bilangan berbasis 60 atau sistem bilangan
seksagesimal dan terdapat pecahan seksagesimal. Mereka menganggap bahwa basis 60
sangat penting , Ada beberapa alasan mengapa bangsa babylonia menggunakan basis
60 salah satunya menurut teori geometri bahwa sudut dalam segitiga sama sisi
diketahui 600. Dan bisa di lihat dizaman modern sekarang bahwa 60
juga sangat identik, satu menit = 60detik bgitu pula 1jam=60 menit
Pada
Zaman babilonia Terdapat empat penemuan papan hitung yaitu papan Yale YBC 7289,
Plimpton 322, papan Susa, dan papan Tell Dhibayi. Penemuan tablet / papan
Babilonia ke empat-empatnya memiliki pembahasan yang tidak terlepas dari yang
namanya teori phytagoras. Jauh sebelum phytagoras ditemukan, Babilonia sudah
lebih dahulu menemukan teori phytagoras. Dari papan papan yang mereka temukan
tersebut
Kelompok 10 membahas perkembangan matematika di Mesir
Awal
mula matematika di Mesir sekitar tahun 450 SM. Seorang sejarawan Yunani yang
bernama Herodotus mengungkapkan bahwa geometri berasal dari Mesir, mengapa
seperti itu ? karena pada saat itu geometri digunakan sebagai pengukuran tanah milik
penduduk karena digunakan untuk keperluan pemungutan pajak dan pengukuran terhadap pasang
surutnya sungai nil. Tidak hanya geometri saja Mesir juga mengembangkan
aritmatika penjumlahan, perkalian dan pembagian.
Pada zaman
Mesir kuno mengenal adanya sistem bilangan berbasis 10 dengan tulisan yang
disebut hieroglif. Tulisan itu ditulis di kertas yang disebut dengan papirus
ahmes, papirus moskow dan papirus berlin. Namun semakin berkembangnya zaman
tulisan hieroglif berganti menjadi tulisan hieretic yang memiliki bentuk dan
tulisan yang jauh lebih rapi. . Bangsa
Mesir kuno juga telah mengembangan operasi aritmatika penjumlahan, perkalian,
dan pembagian, serta geometri
Nah
itulah ide ide pokok yang saya tangkap dari apa yang diulas , semoga postingan
saya ini bermanfaat ya buat yang meng-copy paste juga gapapa kok :D
wassalamualaikum….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar