HAI TEMAn TEMAn HAI pAK KUSAERI SELAKU DOSEn :) FILSAFAT PEND MATEMATIKA : Perkembangan Matematika di Zaman Babilonia Kuno dan Mesir Kuno

Sabtu, 07 Januari 2017

Perkembangan Matematika di Zaman Babilonia Kuno dan Mesir Kuno



Pada hari selasa berikutnya di pertemuan ke-9 mata kuliah Filsafat Pendidikan Matematika.giliran Kelompok 9 akan mempresentasikan tentang perkembangan matematika di zaman Babilonia Kuno dan kelompok 10 tentang perkembangan matematika di zaman Mesir. Presentasi kali ini juga sedikit berbeda karna saya yang tidak bisa dating atau hadir di kelas dikarenakan SAKIT guys, pasca kecelakaan kemarin saya absen 1 minggu dan akhirnya terlewat materi yang ini, dan pas-nya lagi ini adalah kelompok saya yang presentasi, walau saya sudah izin untuk diundur minggu depan tapi presentasi harus tetap berjalan ,nah saat itu dikarnakan saya tidak masuk maka saya menangkap ide ide pokok nya dari pemahaman saya saja ya, kebetulan juga dimateri ini saya agak-nya sudah memahami dan siap untuk mempresentasikan pada saat itu

Kelompok 9 membahas perkembangan matematika Pada zaman babilonia kuno

Babilonia adalah peradaban kuno di selatan Mesopotamia (sekarang Irak) . Di peradaban ini Lebih dari 400 lempengan tanah liat . lempengan tanah liat ini ditemukan sebagai sumber sejarah Bangsa Babilonia yang digali sejak 1800-1600 sebelum masehi.lempengan ini merupakan peninggalan dari perkembangan matematika di Yunani sebagaimana memang Matematika di Babilonia dan Mesir di pengaruhi oleh perkembangan matematika Yunani. Lempengan itu tertulis dengan menggunakan tulisan berbentuk paku. Pada masa ini mengenal adanya bilangan berbasis 60 atau sistem bilangan seksagesimal dan terdapat pecahan seksagesimal. Mereka menganggap bahwa basis 60 sangat penting , Ada beberapa alasan mengapa bangsa babylonia menggunakan basis 60 salah satunya menurut teori geometri bahwa sudut dalam segitiga sama sisi diketahui 600. Dan bisa di lihat dizaman modern sekarang bahwa 60 juga sangat identik, satu menit = 60detik bgitu pula 1jam=60 menit

Pada Zaman babilonia Terdapat empat penemuan papan hitung yaitu papan Yale YBC 7289, Plimpton 322, papan Susa, dan papan Tell Dhibayi. Penemuan tablet / papan Babilonia ke empat-empatnya memiliki pembahasan yang tidak terlepas dari yang namanya teori phytagoras. Jauh sebelum phytagoras ditemukan, Babilonia sudah lebih dahulu menemukan teori phytagoras. Dari papan papan yang mereka temukan tersebut


Kelompok 10 membahas perkembangan matematika di Mesir


Awal mula matematika di Mesir sekitar tahun 450 SM. Seorang sejarawan Yunani yang bernama Herodotus mengungkapkan bahwa geometri berasal dari Mesir, mengapa seperti itu ? karena pada saat itu geometri digunakan sebagai pengukuran tanah milik penduduk karena digunakan untuk keperluan pemungutan pajak dan pengukuran terhadap pasang surutnya sungai nil. Tidak hanya geometri saja Mesir juga  mengembangkan aritmatika penjumlahan, perkalian dan pembagian.

Pada zaman Mesir kuno mengenal adanya sistem bilangan berbasis 10 dengan tulisan yang disebut hieroglif. Tulisan itu ditulis di kertas yang disebut dengan papirus ahmes, papirus moskow dan papirus berlin. Namun semakin berkembangnya zaman tulisan hieroglif berganti menjadi tulisan hieretic yang memiliki bentuk dan tulisan yang jauh lebih rapi. . Bangsa Mesir kuno juga telah mengembangan operasi aritmatika penjumlahan, perkalian, dan pembagian, serta geometri


Nah itulah ide ide pokok yang saya tangkap dari apa yang diulas , semoga postingan saya ini bermanfaat ya buat yang meng-copy paste juga gapapa kok :D wassalamualaikum….




Tidak ada komentar:

Posting Komentar