Ternyata
matematika itu ada aliran aliran nya loh guys , matematika bukan hanya hitung
dan menghitung saja tetapi juga punya filosofi (sejarah) dan pandangan aliran
tentang matematika
Untuk
mengkaji lebih dalam lagi tentang matematika,ada beberapa pandangan dalam
filsafat matematika disini saya akan membahas 2 aliran pandangan dalam
matematika
yaitu
pandangan aliran formalisme dan konstruktivisme.
PANDANGAN
FORMALISME
David Hilbert seorang matematikawan asal jerman berpendapat bahwa matematika
itu hanya sebuah permainan simbolik dalam bentuk angka yang dimainkan diatas
kertas,tetapi permainan tersebut tidak ada maknanya dan harus mengikuti
aturan-aturan untuk memainkannya. Pandangan tersebut merupakan pandangan aliran
formalisme.
Aliran formalisme mengganggap matematika sebagai ‘simbol’ yang dapat kita lihat dalam beberapa hal yang sudah ada dalam matematika seperti angka “tiga” disimbolkan dengan “3”, “penjumlahan” disimbolkan dengan + dan masih banyak lagi.
Aliran formalisme mengganggap matematika sebagai ‘simbol’ yang dapat kita lihat dalam beberapa hal yang sudah ada dalam matematika seperti angka “tiga” disimbolkan dengan “3”, “penjumlahan” disimbolkan dengan + dan masih banyak lagi.
Jadi,pandangan aliran formalisme ini lebih
menekankan pada penggunaan sistem lambang yang formal dalam matematika.
PANDANGAN
KONSTRUKTIVISME
Student center, itu salah satu istilah
yang mewakili pandangan konstruktivisme, ya,memang pembelajaran dengan sistem
yang satu ini berbeda dari biasanya. Yaitu siswa harus mandiri untuk membangun
pengetahuannya dan mengaplikasikannya dalam dunia nyata tanpa ada campur tangan
dari guru pembimbing sistem pembelajaran inilah yang banyak diterapkan di
kurikulum 2013 sekarang, Tujuan dari pandangan aliran konstruktivisme ini yaitu
agar seseorang mampu berpikir secara mandiri,dan dapat mengembangkan konsep dan
pengertian dari hasil pemikirannya tersebut. dalam pembelajaran matematika
disekolah pandangan aliran konstruktivisme Sangat efektif jika dibandingkan
dengan yg lain. Karena siswa mampu memahami secara detail, dan hasil
pemikirannya sendiri, karena hasil pemikirannya sendiri maka siswa akan tidak
cepat melupakan materi yang telah mereka pelajari saat itu. Dari pada ketika
guru yang menerangkan dan siswa yang hanya duduk dan mendengarkan.
Sekian
dulu kicauan saya kali ini. Semoga bermanfaat. Saya tetap menunggu kritik dan
saran di kolom komentar. Terimakasih sudah main kesini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar